Wartasatu.com|Depok, — SMP Lazuardi Al-Falah membekali siswa dengan pelatihan pengelolaan Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS). Upaya tersebut dilakukan agar menanamkan nilai agama Islam sejak dini salah satunya dalam pembayaran zakat.
“Alhamdulillah, kami dalam menyelenggarakan kegiatan selalu melibatkan siswa dalam penyelenggaraannya. Tahun ini siswa tidak hanya diajarkan membayar zakat saja, tapi juga diajarkan pengelolaan zakat dari menerima sampai pendistribusian zakat,”ujar Kepala Sekolah SMP Lazuardi Al-Falah Depok Irma Nurul Fatimah seusai ditemui di kantornya, Margonda.
Irma mengungkapkan sebelum didistribusikan, para siswa dilibatkan dalam pengepakan sampai dengan pendistribusian di sekitar lingkungan sekolah. Ia mengaku sedikitnya 300 paket sembako yang diberikan kepada warga sekitar dan Panti Asuhan di Depok serta Bogor.
“Dalam pendistribusiannya kita mengacu pada data dan NIK KTP. Harapannya agar bisa bersilaturahmi secara langsung dan lebih tertib dalam pendistribusiannya,”katanya.

Miliki Legalitas Dalam Pengelolaan Zakat
Litbang Agama SMP Lazuardi Al-Falah menaungi JPZIS Lazuardi Al Falah Ust. Abdul Hakim mengungkapkan bahwa pihaknya telah memiliki legalitas dalam pengelolaan zakat. Untuk itu, para siswa dibekali dengan materi seputar zakat berdasarkan fiqih sampai dengan UU dan pengelolaannya.
“Jadi, kelas 9 yang mendapatkan pelatihan ZIS. Mereka praktek langsung menjadi Amil atau panitia zakat. Bahkan, memberikan materi seputar zakat bagi siswa SD dan dewan guru sebagai mentornya”terangnya.
Ust. Hakim mengungkapkan para siswa dilibatkan langsung dalam proses penghimpunan sampai dengan penyaluran. Selain ke warga sekitar, lanjutnya, juga ke panti asuhan di Depok dan Bogor seperti di Panti Asuhan Darul Khair. Tahun ini donasi yang terkumpul keseluruhan zakat infaq dan shodaqoh terkumpul Rp 61 juta dari semua unit SD dan SMP.
“Pendataan dan pelaporan juga resmi tertulis rapih. Respon Masyarakat dan orang tua cukup bagus. Tahun ajaran ini juga sudah kumpulkan donasi ke Sumatera dan Padang 10 juta serta peduli pada Palestina,”katanya.
Sementara itu, Ketua OSIS SMP Lazuardi Bintang Hatta Nazif mengaku semangat dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang dimulai dari bulan puasa.
Ia menambahkan, kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan berupa bingkisan lebaran yang juga dikumpulkan dari sponsorship dan orang tua.
“Alhamdulillah acaranya berlangsung lancar, jadi kita praktekkan langsung dalam zakat. Apalagi, selama Ramadhan juga banyak kegiatan,”ujarnya didampingi Musa Kazhim dan Rafif Abqary Fatir.
Sebagaimana diketahui kegiatan di bulan Ramadhan dimulai dengan solat dhuha berjamaah dan tadarus di kelas. Dilanjutkan dengan lomba fashion show Islami,cerdas cermat Islam, hari ketiga Zakat Day, simulasi zakat: dari pembayaran, penerima sampai menyalurkan.
Terdapat juga acara barang bekas berqualitas (barbeque): jual murah barang bekas seperti baju, celana, mainan, perlengkapan bayi, perlengkapan sekolah, baju anak-anak sampai dewasa. Puncaknya ditutup oleh Buka Bersama.
